RSS

Si Jangkung Beresiko Rendah Gagal Jantung

05 May
Si Jangkung Beresiko Rendah Gagal Jantung

Ada banyak keuntungan memiliki postur tubuh tinggi. Salah satunya adalah risikonya untuk terkena serangan jantung lebih rendah dibandingkan orang bertubuh pendek. Hal itu dibuktikan dalam studi teranyar yang dimuat dalam jurnal American Journal of Cardiology.

“Penelitian ini tidak menjelaskan apakah tinggi badan seseorang memiliki korelasi langsung terhadap perkembangan gagal jantung atau tidak,” kata pemimpin peneliti Luc Djouss, dari Brigham and Women Hospital dan Harvard Medical Center.

Peneliti menduga bahwa ada kemungkinan pengaruh biologis pada orang yang memiliki tubuh jangkung, seperti misalnya jarak antara jantung dan cabang-cabang tertentu dari arteri dan pembuluh darah – yang dapat menurunkan stres pada jantung. Penelitian ini melibatkan lebih dari 22.000 dokter laki-laki, di mana pengamatan dimulai ketika para peserta menginjak usia pertengahan atau 50 tahun.

Setelah mengisi kuesioner awal yang bertanya seputar kondisi tinggi, berat badan dan kesehatan, kemudian peserta mengisi survei lanjutan di mana mereka melaporkan hasil diagnosa medis terbaru setiap tahun.

Setelah di follow up selama 22 tahun, peneliti menemukan bahwa ada 1.444 peserta atau sekitar 7 persen yang mengarah ke gagal jantung. Peneliti juga menemukan bahwa pria dengan postur badan jangkung memiliki risiko lebih rendah mengalami gagal jantung.

Kategori pria yang tinggi dalam penelitian ini adalah mereka yang memiliki tinggi badan lebih dari 1,8 meter – dengan risiko lebih rendah mendapatkan gagal jantung sebesar 24 persen. Sedangkan peserta dengan tinggi badan 1,72 meter atau lebih pendek, memiliki risiko lebih tinggi untuk didiagnosa gagal jantung.

Dalam risetnya, peneliti juga telah memperhitungkan faktor risiko lainnya seperti usia, berat badan, penyakit penyerta seperti tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes. Namun peneliti mengatakan bahwa tinggi badan bukanlah faktor utama pemicu gagal jantung. Menurut peneliti, asalkan tetap menjalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergisi seimbang dan rutin melakukan aktivitas fisik, risiko ini bisa ditekan.

 
Leave a comment

Posted by on May 5, 2012 in Artikel

 

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: